Proyek Tol Cikampek-Palimanan Segera Dimulai


cikopoMetrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) untuk proyek pembangunan tol ruas Cikampek-Palimanan telah terbit. Dengan demikian proses pengerjaan fisiknya akan mulai dilaksanakan.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan SPMK ruas tol dengan total panjang 116 kilomter (km) ini dikeluarkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Sebelum diterbitkan, Direktorat Jenderal Bina Marga harus sudah mengeluarkan surat keterangan pembebasan lahan tol Cikampek-Palimanan.

“Tidak dibutuhkan waktu yang lama oleh Ditjen Bina Marga mengeluarkan surat keterangan pembebasan lahannya, maka kalau surat dari Bina Marga telah keluar SPMK dari BPJT juga sudah keluar,” kata Djoko di Jakarta, Minggu (27/1).

Meski demikian, dirinya mengakui belum membaca SPMK tersebut dan akan segera mengeceknya. Namun ia memastikan bahwa proyek itu sudah bisa memulai konstruksi setelah SPMK diterbikan.

Djoko berharap pengerjaan fisik ruas tol tersebut tidak harus menunggu dalam jangka waktu yang lama.

“Investor ruas tol Cikampek-Palimanan (Lintas Marga Sedaya) kemarin Pak Sandiaga Uno telah mengucapkan terima kasih karena suratnya telah keluar dan bisa langsung dimulai konstruksinya,” jelasnya.

Dengan keluarnya SPMK ini, proses pembangunan diperkirakan selama 2,5 tahun dan direncanakan mulai beroperasi pada Juli 2014. Pengoperasian jalan tol ini akan dilakukan oleh PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selama 35 tahun yang sahamnya dimiliki oleh PT Plus Expressways Berhard (55%) dan PT Baskhara Utama Sedaya (45%).

Pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan direncanakan terdiri atas enam seksi, yakni seksi I Cikopo-Kalijati sepanjang 29,12 km, seksi II Kalijati-Subang sepanjang 9,56 km, seksi III Subang-Cikedung sepanjang 31,37 km. Kemudian dilanjutkan seksi IV Cikedung-Kertajati 17,66 km, seksi V Kertajati-Sumberjaya 14,51 km, dan seksi VI Sumberjaya-Palimanan 14,53 km.

Pembiayaan konstruksi jalan tol ini diperkirakan mencapai Rp12,6 triliun. Adapun sindikasi perbankan yang telah didapat sebesar Rp7,1 triliun yang berasal dari BCA, Bank DKI, Bank Panin, Bank Jabar Banten, dan ICBC. (Andreas Timothy/OL-9)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: