Lalat Apung: Lalat yang dapat Terbang Melayang-layang


e_balteatusOleh: Ruswandi

Percaya nggak ada lalat yang mampu terbang seperti burung kolibri. Atau terbang seperti helikopter. Gaya terbangnya mirip halikopter, atau pesawat tempur Harrier. Ia bisa terbang maju, lalu mundur, ke samping kanan atau kiri bak helikopter yang dikemudikan pilot yang mahir. Lalat rumah yang biasa kita lihat tidak bisa melakukan hal itu. Lalat rumah hanya bisa terbang lurus dan berbelok-belok. Tapi lalat ini lain dari lalat rumah. Struktur tubuhnya mirip lalat biasa, tetapi ia diberi karunia oleh Allah untuk dapat terbang mengapung. OK, kita beri nama lalat ini dengan nama Lalat Apung.

Lalat apung (Ing: Hover Flies) dalam dunia taksonomi diberi tempat dalam famili tersendiri yaitu famili Syrphidae. Masih dalam ordo Diptera. Semua lalat yang masuk dalam famili ini memiliki kemampuan melayang-layang di udara. Di Amerika Utara terdapat sekitar 870 jenis lalat apung. Sedangkan di Indonesia? Penulis tidak mengetahuinya secara pasti karena informasi dan observasi mengenai lalat ini masih minim. Mungkin teman-teman bisa bantu?

Lalat apung biasa kita temui di taman-taman, disemak-semak yang penuh dengan bunga, dan di sekitar pohon-pohon yang berbunga juga. Kok di tanaman yang berbunga terus sih. Yap memang makanan utamanya adalah nectar, madu bunga dan yang serba manis-manis seperti gula cair. Lalat ini senang dengan warna yang cerah-cerah terutama warna kuning dan putih. Karena ia suka mendatangi bunga, maka sudah pasti ia membantu penyerbukan bunga juga. Bermanfaat ya.

hoverflyUps..ternyata ada keistimewaan lain dari lalat ini, yaitu tampang dan gayanya yang mirip lebah atau juga tawon. Saking miripnya kadang kita salah mengira kalau itu ternyata adalah seekor lalat. Kita mengira itu adalah seekor lebah atau tawon yang perlu kita jauhi. Padahal lalat apung ini tidak punya sengat, yang kita takuti itu. Terus …bagaimana kita bisa membedakan lalat apung dengan lebah atau tawon hanya dengan sekali lihat?. Gampang saja… lihat jumlah sayapnya. Lalat apung hanya punya sepasang sayap. Sedangkan lebah atau tawon, mereka punya dua pasang sayap. Gampang kan?

Lalat apung biasa membantu tumbuhan melakukan penyerbukan. Dari kebiasaannya yang suka mendatangi bunga, ia telah membantu para petani meraih jutaan rupiah dari keuntungan penjualan buah-buahan yang dihasilkan dari proses penyerbukan bunga ini. Seperti misalnya di Jepang, mereka telah menggunakan jenis lalat apung Eristalis untuk penyerbukan bunga tanaman apel. Ini adalah bagian dari karunia Allah. Yang sudah sepatutunya kita bersyukur.

Lalat apung ketika remaja, ketika masih berbentuk larva, pekerjaannya di lingkungan berbeda-beda. Ada yang bekerja sebagai pengurai di lumpur, kayu-kayu lapuk, dan ….di kotoran sapi. Contohnya jenis Fernandea, Volucella inflata, Brachyopa, dan Hammerschmidtia.

Ada juga jenis yang bekerja sebagai pemakan tumbuhan yang kadang-kadang jadi hama di lahan pertanian. Contohnya jenis Cheilosia fasciata dan Portevinia maculata memakan daun dan umbi Allium ursinum.

i.scutellarisDan terakhir ada jenis yang bekerja sebagai predator. Wow …predator? Yap ia memakan binatang lain, biasanya kutu-kutu daun yang suka menyerang tanaman milik para petani. Keren ya, berarti ia berperan sebagai pengendali hama di ekologi. Contohnya jenis yang memangsa kutu daun adalah Ischiodon scutellaris, Episyrphus balteatus, Eupeodes corollae, Eu. lundbeckii, Melastoma mellinum, Scaeva pyrastri, Sphaerophoria scripta, dan Mesograpta marginata. Di Indonesia, lalat apung ini sudah terdokumentasi sejak zaman penjajahan Belanda di perkebunan tembakau Deli. Petani tembakau di Deli menyatakan bahwa di akhir ledakan hama kutu daun, mereka dapat mendengar dengungan sayap lalat apung, yang berarti telah berakhir masa berpupanya. Psst … konon seekor larva syrphidae ini dapat memakan sekitar 420 ekor kutu daun. Rakus ya J… Apakah hanya di tanaman tembakau saja? Oh tidak, ia juga dapat kita jumpai di tanaman tebu, jagung, kacang-kacangan, kubis, kapas dan tanaman lain yang ada kutu daunnya.

Kita yang suka di rumah bisa mengundang lalat apung untuk datang mengunjungi kita. Gimana caranya? Saat pagi dan menjelang siang di tempat terbuka yang banyak tanaman, kita siapkan mangkuk kaca bening, bisa juga cawan petri. Karena ia suka warna kuning atau putih, maka di alas mangkuk itu kita beri kertas warna kuning atau putih (lebih baik kuning). Lalu kita isi mangkuk itu dengan air bening yang manis. Tunggulah …beberapa menit. Bila datang lalat yang terbangnya mirip burung kolibri dan hanya memiliki sepasang sayap, walaupun mungkin corak tubuhnya mirip lebah, maka hampir dapat dipastikan ia lalat apung. Amatilah corak tubuhnya dan keindahannya. Oya kalau bisa difoto dan lebih baik lagi diambil gambarnya dengan handycamp. Kita bisa mengirimkan gambar itu ke perlombaan. Syukur-syukur bila kita dapat memenangkannya. He he he

Ok, kita sudah mengenal sedikit dari dunia lalat apung. Yang itu adalah salah satu ciptaan Allah yang jumlah ciptaan Allah sangat-sangat banyak. Dan banyak juga yang kita tak tahu. Tidak tahu apa dan tidak tahu bagaimana memanfaatkannya. Ini adalah tugas kita untuk mempelajari dan mensyukurinya.

Referensi:

  1. Hovemeyer K. 1995. Tropics link, nutrient fluxes, and natural history in the Allium ursinum food web, with particular to life history traits of two hoverfly herbivores. Oecologia 102(1):86-94.
  2. Kalshoven LGE. 1981. The Pests of Crops in Indonesia. Van der Laan PA, penerjemah. Jakarta: PT Ichtiar Baru-van Hoeve. Terjemahan dari: De Plagen van de cultuurgeweassen in Indonesie.
  3. Rotheray GE. 1989. Aphid Predators. Slough: The Richmond Publishing Co. Ltd.

Satu Tanggapan

  1. Wah, menarik. Lanjutkan sob (y)🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: