Jalan Sicincin-Malalak Difungsikan


longsorATASI KEMACETAN PADANG-BUKITTINGGI

PADANG, HALUAN — Me­nyambut lebaran tahun ini, Komisi V DPR RI mendatangi pemerintah derah provinsi (Pemprov) Sumatera Barat untuk memeriksa kesiapan daerah menanganan jalur mudik. Menurut Komisi V, Sumbar menjadi salah satu daerah yang sering mengalami kemacetan saat mudik lebaran terutama di ruas Padang-Bukittinggi.

”Ruas jalan itu tidak panjang, hanya 90 kilometer, tetapi ketika menjelang lebaran macetnya minta ampun. Kami sudah menerima banyak kelu­han terkait jalur ini,” kata Ketua Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR RI, Mulyadi kepada wartawan di VIP Room, Bandara Inter­nasional Minangkabau (BIM), kemarin (18/7).

Menurutnya, kondisi jalur tersebut perlu menjadi per­hatian serius, karena kema­cetan bisa sampai 5-6 jam. Bahkan jika dalam waktu padatnya antrian bisa menca­pai 10 jam. “Kan tidak masuk akal, untuk Padang-Bukittinggi yang normalnya hanya 2,5 jam harus ditempuh 5-6 jam bah­kan bisa sampai 10 jam, perlu ada antisipasi,” katanya.

Komisi V mendesak Pemprov Sumbar  segera mencarikan solusi terhadap kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan terse­but. Dengan adanya, antisipasi dini, diharapkan kemacetan yang terjadi dapat terurai. Sehingga dapat mem­perpendek waktu antrean pengen­dara yang melewati jalur tersebut.

Mulyadi mengatakan, salah satu upaya yang bisa ditempuh adalah memanfaatkan jalur Sicin­cin-Malalak. Kendati pengerjaan jalur tersebut belum selesai, namun jalur itu dapat dimanfaatkan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan Padang- Bukittingi. Katanya,  tahun ini pengerjaan jalan Sicincin Malalak telah tuntas.

“Ini tentu saja harus jadi perhatian dari pemerintah provinsi Sumbar. Harus ada  strategi untuk mengurai kemacetan di ruas jalan itu. Sicincin-Malalak, tahun ini tuntas pengerjaannya, ada anggaran Rp75 miliar untuk itu,” ujarnya.

Senada, anggota Komisi V dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Epyardi Asda, juga mendesak Pemprov segera mengatasi persoa­lan kemacetan itu. “Karena persoalan kemacetan ini sudah jadi tradisi tahunan, kita minta ini jadi per­hatian pemerintah lah,” ujarnya.

Menanggapi itu, Gubernur Sum­bar Irwan Prayitno me­nga­takan akan membuka  jalan Sicincin Malalak untuk mengurai kemacetan lalu lintas di ruas Padang- Bu­kitinggi. “Jalur ini memang kita buka sebagai rute alternatif. Dinas Perhubungan sudah memasang rambu-rambu dan perangkat jalan lainnya di jalan itu,” katanya.

Selain mengatasi kemacetan, Gubernur Irwan Prayitno ju­ga meminta pemudik untuk berhati-hati dan mewaspadai potensi longsor di jalur mudik. Pasalnya cuaca yang tidak menentu  di Sumbar, ber­potensi menyebabkan terjadinya tanah longsor. Apalagi gempa kerap terjadi, sehingga menyebabkan tanah yang berada di perbukitan yang bersebelahan dengan jalan rawan terjadi long­soran.

Mengantisipasi titik-titik rawan longsor itu, Pemprov Sumbar me­nyiapkan 104 alat berat di lokasi strategis yang potensial terjadi. Seperti jalur Padang-Bukittinggi, tepatnya di Lembah Anai yang acapkali diserang musibah longsong, dijadikan prioritas antisipasi.

“Alat berat juga kita letakkan di jalur rawan yang lainnya. Untuk itu, kita  berharap masyarakat ikut berperan  meningkatkan kewas­padaannya. Apalagi disaat hujan terjadi. Di Sumbar kan kerap terjadi  gempa. Sehingga menyebabkan perbungkitan rengkah. Saat hujan datang inilah yang menyebabkan longsor. Selain itu, potensi  jalan turun juga harus diwaspadai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepo­lisan Daerah (Kapolda) Sumbar, Nur Ali mengatakan, pihaknya tak menjamin kemacetan diruas jalan  tersebut akan dapat diatasi. Namun, untuk keamanan para pengendara  yang melewati rute tersebut dia bisa memberikan garansi.

“Kepolisian akan turut serta mengatasi kemacetan ini nanti. Meski tidak bisa menjamin, tetapi kita upayakan, yang kita jamin adalah keamanan pengendara melewati jalur mudik lebaran,” katanya. (h/cw-sal)

Sumber: http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=24989:jalan-sicincin-malalak-difungsikan&catid=1:haluan-padang&Itemid=70

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: