Dilema Pasar Plered


bongkarCikopo Ways –Plered, Purwakarta. Relokasi Pasar Plered ke Pasar Baru di Citeko yang telah dilaksanakan sejak awal bulan September 2013 sampai sekitar tanggal 11 September 2013, menyisakan banyak permasalahan. Permasalahan itu sekitar hak pedagang Pasar Plered yang seharusnya mereka dapatkan.  Toko diganti dengan toko, kaki lima diganti dengan kaki lima, begitulah singkatnya kesepakatan diawal sebelum relokasi dilakukan.

Dari total 1200 pedagang Pasar Plered yang direlokasi masih menyisakan sekitar 200 orang belum mendapatkan tempatnya. Kalaulah dapat tempat, beberapa pedagang milik toko di Pasar Plered ada yang hanya mendapat lokasi kaki lima di Citeko. Jelas ini mengecewakan.

Pedagang milik toko lebih dari satu di Pasar Plered seperti H. Mamit dengan 3 toko, Hj. Sopiah juga dengan 3 toko dan H. Aripin dengan 10 toko, sampai berita ini diturunkan masih belum mendapatkan haknya di Pasar baru Citeko. Sungguh mengenaskan.

Masyarakat dan pedagang Pasar Plered berharap relokasi ini dapat berjalan lancar, namun pelaksanaan relokasi yang amburadul menyebabkan banyak pedagang belum mendapatkan hak yang seharusnya mereka dapatkan. Tentu saja kita berharap  “pemutihan” yang dimaksud oleh UPTD Pasar Citeko dapat dilakukan dengan seharusnya, tanpa intervensi dari pihak-pihak yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan masyarakat umum.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: