Mengenal Dunia Kapitalisme


uang1Oleh: M. Ruswandi

Isme menunjukkan suatu pola pikir. Kapital menggambarkan suatu bentuk pengumpulan kekayaan dalam bentuk apapun, seperti kerja semut (mereka mengumpukan apa saja yang dianggap berguna untuk kelangsungan hidup kaumnya).

Jadi mengenal dunia kapitalisme adalah suatu upaya untuk memahami pola pikir kapitalis dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan. Dengan mengenal pola pikirnya maka kita dapat membaca berbagai fenomena atau gejala yang terjadi disekitar kita sekaligus dapat memprediksi masa depannya. Mengapa kita harus mengenal kapitalisme? Karena:

  1. Perekonomian di dunia sekarang ini khususnya Indonesia menganut sistem kapitalisme.
  2. Kapitalisme merupakan pola pikir ciptaan manusia/makhluk sehingga memiliki kelemahan-kelemahan.
  3. Umat Islam harus waspada terhadap dampak negatif kapitalisme, seperti materialisme dan individualisme.
  4. Kapitalisme memiliki definisi khusus atas makna kesuksesan. Sukses dalam kapitalisme belum tentu sukses di akhirat. Bila ingin sukses dunia akhirat, maka mengenal kapitalisme adalah bagian mengenal dunia sekarang.

 

Apa itu kapitalisme?

Kapitalisme adalah suatu paham berdasarkan harta kekayaan (materil) di mana yang berkuasa adalah para pemilik kekayaan (konglomerat). Disebut konglomerat karena mereka memiliki kekayaan diatas rata-rata masyarakat dengan berbagai macam jenis kekayaan dari berbagai jenis sumber penghasilan. DON’T PUT YOUR EGG IN ONE BASKET adalah jargon penting para penguasa kapitalisme. Artinya jangan menaruh semua kekayaan anda dari satu sumber penghasilan saja. Simpan harta anda diberbagai jenis investasi/usaha. Yang paling dihormati adalah orang paling kaya di tempat tersebut.

Inti dalam kapital adalah yang penting SUMBER penghasilannya bukan HASIL dari sumbernya. Seperti kisah bebek emas. Alkisah seorang anak miskin menemukan seekor bebek di hutan. Ternyata bebek ini bertelur emas. Perekonomian keluarga anak miskin ini mulai sejahtera karena menjual telur emas. Tetangganya yang serakah ingin memiliki telur emas tersebut. Maka dicurilah bebek tersebut dan dipelihara olehnya. Namun bebek ini tidak bertelur emas lagi, karena beda pemilik. Akhirnya bebek itu dibunuh oleh tetangga tersebut.

Dalam dunia kapitalisme semua diukur dengan uang. Tidak dikenal HALAL dan HARAM dalam praktek bisnisnya. Yang dikenal HARAM oleh mereka adalah semua hal yang memiliki dampak negatif terhadap bisnisnya. HALAL bagi mereka adalah semua hal yang dapat menguntungkan bisnisnya.

Semua barang dan jasa bisa dijual sepanjang masih ada yang mau beli. Istilah yang sering kita dengar adalah seperti  LO MAU GUE ADA. Anda perlu apa, maka saya dapat menyediakannya. Semua benda ada harganya. Harga tersebut ditentukan berdasarkan kekuatan politik pasar.

 

Tiga Sektor  Ekonomi Kapitalis

Walaupun disini hanya membicarakan bidang ekonomi, namun dalam prakteknya menyangkut berbagai bidang juga, seperti politik. Setiap bidang tidak bisa berdiri sendiri. Secara teoritis Ekonomi Kapitalis memiliki tiga sektor utama:

  1. Para pengusaha besar (Konglomerat).
  2. Pemerintah
  3. Sukarelawan

 

Konglomerat

Mereka adalah pemain utama dalam perekonomian. Istilahnya roda ekonomi , mereka yang menjalankannya. Karena RODA, maka ekonomi akan macet bila tidak ada pengusaha. Mereka saling berlomba untuk menjadi yang terkaya. Sering terjadi pertempuran antar pengusaha dengan menggalang segala kekuatan untuk meraih segala kekayaan. Semakin kaya maka semakin berdaya dan memuaskan segala keinginannya. Dan tentu saja semakin berpengaruh dan berkuasa. HARTA, TAHTA DAN WANITA. Seperti perang antar mafia yang memperebutkan daerah kekuasaannya, pertempuran antar pengusaha dapat bersifat destruktif bagi masyarakat. Kerusakan itu bisa berupa kerusakan fisik dan jatuhnya korban jiwa. Kenapa ini bisa terjadi, karena mind set pengusaha adalah lebih baik membuat dan menguasai pasar monopoli agar laba dapat maksimal. Sehingga daya dan upaya harus dilakukan  untuk mencapai hal tersebut. Dengan mind set seperti itu, maka sebenarnya tidak ada KEBEBASAN EKONOMI di mana setiap orang dapat bebas berdagang dan membangun bisnisnya. Pasti ada yang disebut PERSAINGAN BISNIS, baik dengan konotasi positif dan negatif.

Pegawai di mata pengusaha adalah bagian MODAL yang bernilai produktif. Oleh karena itu pegawai dapat disamakan dengan mesin-mesin produksi yang memiliki biaya pengeluaran untuk pemeliharaan. Bagi pengusaha untuk meningkatkan LABA hanya ada dua cara, yaitu meningkatkan penjualan dan menurunkan biaya produksi. Pegawai termasuk dalam biaya produksi, sehingga sampai kapan pun gaji pegawai akan terus diusahakan bernilai minimum. Yang penting mereka TIDAK MARAH.

Di dunia kapitalis, menjadi pengusaha adalah pekerjaan mulia. Mereka membuka lapangan kerja baru. Meningkatkan kualitas produksi. Menjual produk dengan harga bersaing. Membuat inovasi baru untuk memenuhi pasar yang terus berubah. Dan lain-lain

 

Pemerintah

Bila para pemain tidak diatur dalam permainan tersebut, maka kerusakan akan terjadi dan kemajuan dari sisi kapital tidak dapat terwujud. Para pemain harus diatur agar tercipta suatu kondisi yang baik dalam berjalannya roda ekonomi. Pemerintah adalah WASIT dalam pertandingan ini. Mereka mengatur para pengusaha agar TIDAK KEBABLASAN dalam menjalankan bisnisnya. Dan yang paling UTAMA  adalah agar para pengusaha dapat hidup dan berkembang dalam jangka waktu yang lama.

Setidaknya ada empat cara pemerintah dalam mengatur para pengusaha ini:

  1. Perundang-undangan. Apa yang boleh dan tidak boleh, ada dalam peraturan. Kelemahan cara ini adalah KORUPSI dan KOLUSI pemerintah dengan pengusaha dalam pembuatan aturan.
  2. Rangsangan usaha. Pemerintah memberi dan mendorong pengusaha untuk masuk dalam pasar-pasar baru. Insentif pajak untuk usaha tertentu dan penentuan harga pasar untuk beberapa produk adalah contohnya.
  3. Peningkatan kesejahteraan masyarakat. Isu penting dalam kapitalisme adalah adanya JURANG perbedaan kekayaan antara si kaya dan si miskin. Peran pemerintah adalah memperkecil jurang tersebut sehingga tidak terjadi kecemburuan sosial yang dapat berakibat negatif. Cara paling mudah adalah menurunkan sejumlah kekayaan (uang, alat produksi, sapi, bibit tanaman, dll.) kepada si miskin secara langsung maupun tidak langsung.
  4. Peningkatan produksi. Pemerintah melalui badan risetnya, akan membantu pengusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya.

 

Sukarelawan

Bisnis ditopang oleh LABA. Pemerintah ditopang oleh PAJAK. Maka sektor ketiga ini adalah kontribusi para RELAWAN (infak, shodakoh, HIBAH). Pemerintah dan sukarelawan tetap mempunyai tugas yang sama yaitu melindungi proses bisnis yang berjalan. Kenapa? Karena bila proses bisnis tidak berjalan alias macet, maka dampak negatif yang lebih besar dapat terjadi, seperti kerusuhan,dan  pergantian pimpinan  pemerintah. Para relawan ini bekerja untuk suatu visi dan misi. Contohnya SISKAMLING, orang-orang yang terlibat dalam siskamling tidak digaji sebagaimana orang bekerja di pabrik. Namun peran mereka dalam mengamankan lingkungan jelas terasa di masyarakat. Contoh lain adalah USTAD, beliau adalah motivator dan pembimbing masyarakat agar melaksanakan ajaran agamanya dengan baik. Jelas, peran ustad dalam masyarakat sangat terasa dalam membangun jiwa spiritual dan jiwa positif dalam pembangunan. Intinya adalah para relawan menjaga kondisi sosial masyarakat agar mendukung proses pembangunan yang kondusif. Mereka juga dapat berperan sebagai AGENT of CHANGE. Agen-agen perubahan masyarakat untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Kelemahan relawan adalah rata-rata mereka tidak memiliki sejumlah kekayaan besar, alias menengah ke bawah. Sehingga dalam pelaksanaannya, mereka biasanya dipasok dana oleh konglomerat atau pemerintah atau orang lain yang memiliki kesamaan visi. Namun tidak sedikit para relawan bekerja dengan menggunakan uang pribadinya. Pada prinsipnya relawan bekerja dengan kesadaran hatinya, tidak sekedar uang semata.

Lihat powerpointnya di sini >>> DOWNLOAD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: