Polisi Akan Razia Balap Liar di Wilayah Plered-Tegalwaru, Purwakarta


ilustrasiPLERED, RAKA – Kendati tidak menegaskan tepatnya kapan waktunya, namun kepolisian Plered memastikan secepatnya menggelar razia gabungan balapan liar dan aksi ugal-ugalan para pengendara motor di jalan raya. Razia ini dilakukan menyusul derasnya keluhan warga Desa Warung Jeruk, Kecamatan Tegalwaru terhadap aksi yang meresahkan tersebut.

Kapolsek Plered, Kompol M Rahmat terkait itu mengatakan, razia akan dilakukan menyusul adanya aksi balapan liar sejumlah remaja yang tidak dikenal di wilayah hukum Polsek Plered dan Tegalwaru, yang diresahkan warga. “Kita akan razia, sore (saat berlangsung balapan liar),” kata Rahmat kepada Radar Purwakarta.
Dia mengaku, meski balapan liar sudah berlangsnung sekitar dua bulan. Namun, pihaknya baru menerima informasi terkait aksi ugal-ugalan kelompok remaja bermotor tersebut. “Secepatnya akan kita Razia,” singkatnya. Dia menjawab pertanyaan permintaan warga agar pihak kepolisian segera menertibkan pelaku balap liar di ruas jalan Desa Warung Jeruk.
Seperti diketahui, sejumlah pengendara kendaraan bermotor mengaku terganggu dengan aksi balapan liar yang sering terjadi di jalan depan SMAN 1 Tegalwaru. Aksi ini bahkan sempat membuat celaka satu pengendara motor akibat terserempet dan terjatuh.
Diperoleh keterangan, aksi balap liar ini terjadi sejak hampir dua bulan terakhir. Biasanya balap liar dengan menggunakan beragam merek sepeda motor ini terjadi sore hari. Paling rame pada Sabtu dan Minggu sore kala cuaca tidak hujan.
Arena balap memanjang tepat di track lurus dari arah kp Ciakar hingga SMAN 1 Tegalwaru. Panjang track mencapai sekitar 1 KM. Kondisi ini jelas mengganggu para pengguna jalan yang melintas. Tidak jarang, pengendara lain memilih mengalah lantaran takut tertabrak. “Sempat ada pengendara yang terserempet dan jatuh. Korban luka dibagian kepala,” ujar Iwan (34), pengguna jalan, Minggu (11/5).
Jika jumlah peserta balap lebih banyak, jelas Iwan, mereka juga berani menyetop kendaraan yang hendak melintas. Aksi balapan liar ini dilakukan rutin mulai pukul 05 sore hingga Maghrib. Anehnya, kata Iwan lagi, saat ditanyakan kepada warga, para peserta balapan ini dari mana, tak satu pun warga sekitar yang mengenali. “Warga disini juga katanya tidak tahu mereka siapa,” ujar Iwan.
Ukap (43) warga setempat membenarkan hal ini. Menurutnya, tidak tahu peserta balapan ini siapa dan dari mana. Balapan sering kali terjadi spontan. Mereka datang, berkumpul lalu menggelar balapan. Soal apakah balapan tersebut disertai judi, Ukap mengaku tidak tahu. “Yang saya tahu mereka usianya masih muda-muda,” ujarnya.
Karena membahayakan pengguna jalan dan bahkan meresahkan, tambah Ukap, pihaknya pun meminta aparat desa maupun kecamatan setempat termasuk Polsek Plered agar menindak para pelaku balap liar ini. Jika dibiarkan, khawatir keburu memakan korban. “Sejauh ini sepertinya belum ada tindakan,” terang Ukap. (awk/nos)

Sumber: http://www.radar-karawang.com/2014/05/polisi-akan-razia-balap-liar.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: